OeiXK0lB2ryhFzOl0xPYwTuYcIOZo1f1dSrnSz50
Bookmark

Pesan Comenius untuk Guru: Belajar dari Benda ke Kata (Konkret–Visual–Verbal)

Anak SD cepat lupa saat belajar hanya ceramah? Pelajari Comenius: dari benda → gambar → kata. Contoh praktis di kelas dan kesalahan umum penerapannya.
Anak SD “Kosong” Saat Kamu Jelaskan Panjang? Comenius Bilang: Mulai dari yang Terlihat

Kamu sudah menjelaskan dengan kata-kata yang rapi. Sudah pakai contoh. Sudah diulang. Tapi begitu latihan mandiri, banyak anak tetap bertanya, “Bu, maksudnya apa?”

Masalahnya sering bukan di anak “kurang fokus”, tapi di cara kita memulai konsep: terlalu cepat masuk ke definisi, sementara anak belum punya gambaran yang bisa dipegang. Di sinilah pemikiran Jan Amos Comenius terasa relevan untuk kelas SD/K–12.

Siapa Jan Amos Comenius?

Jan Amos Comenius
Jan Amos Comenius (1592–1670) adalah reformis pendidikan asal Bohemia (kini wilayah Ceko) dan pemimpin keagamaan. Ia dikenal karena gagasan pembaruan metode mengajar—terutama bahasa—dan karena dorongannya pada pendidikan yang lebih sistematis dan mudah dipahami.1

Gagasan kuncinya: dari benda → gambar → kata

Comenius percaya belajar akan lebih kuat bila dimulai dari pengalaman inderawi dan hal-hal yang konkret. Anak lebih cepat paham jika konsep “diikat” dulu pada sesuatu yang bisa dilihat/dipegang, baru kemudian dinaikkan ke gambar, lalu ke istilah/kalimat.

Intinya: kata tanpa gambaran = mudah hilang. Tapi kata yang menempel pada pengalaman dan visual akan lebih “nempel” di memori—dan lebih mudah dipakai untuk berpikir.

Bagaimana Comenius membangun idenya?

By Richard Huber - Own work, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=63752884

Comenius tidak hanya memberi nasihat abstrak. Ia menulis karya pedagogik besar yang dikenal sebagai Didactica Magna (The Great Didactic) yang menjabarkan “seni mengajar” secara tertata—mulai dari tujuan, urutan belajar, sampai prinsip agar belajar terasa lebih mudah dan menyenangkan.2

Public Domain, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=303579

Yang paling terasa “praktis” untuk guru SD adalah bukunya Orbis Sensualium Pictus (1658), yang sering disebut sebagai cikal-bakal buku sekolah bergambar modern: gambar dipasangkan dengan kalimat (Latin) dan terjemahan bahasa sehari-hari. Buku ini populer sangat lama di Eropa dan dianggap pelopor buku ajar bergambar.3

Cara menerapkan di kelas (versi sederhana tapi kuat)

Comenius Schule - Comenius, Jan Amos De orbis sensualiu pictus, Nürnberg 1658, Public Domain
  • Mulai dengan realia (benda nyata): untuk IPA (daun, batu, magnet), Matematika (kancing, stik es krim), Bahasa (benda di kelas).
  • Naikkan ke gambar/diagram: foto, kartu gambar, sketsa di papan, diagram sederhana yang “menangkap ide”.
  • Baru masukkan istilah dan definisi: 1–2 kalimat, bukan paragraf. Pastikan anak bisa menunjuk “contohnya”.
  • Uji pemahaman dengan ‘tunjuk-balik’: “Tunjuk mana yang termasuk…”, “Gambar ulang 3 langkahnya”, “Ceritakan pakai kata sendiri.”

Kesalahan umum saat “pakai visual”

  • Visual jadi pajangan: poster banyak tapi tidak dipakai untuk berpikir/menjelaskan.
  • Terlalu ramai: gambar dan teks terlalu padat sehingga anak bingung fokus ke apa.
  • Langsung ke istilah: benda/gambar hanya pemanis setelah definisi, bukan pijakan awal.

Fakta menarik yang nyambung dengan idenya

Orbis Pictus Comenius dikenal sangat populer di Eropa selama waktu yang panjang dan disebut sebagai pendahulu buku sekolah bergambar di masa modern.3 Artinya, cara berpikir “bantu anak lewat gambar dan pengalaman” bukan tren baru—ini akar kuat pendidikan modern.

Kalau anak belum paham kata-kata, turunkan dulu ke benda dan gambar—baru naik lagi ke definisi.

Referensi

  1. Encyclopaedia Britannica. (n.d.). John Amos Comenius.
    https://www.britannica.com/biography/John-Amos-Comenius  
  2. Comenius, J. A. (1896). The Great Didactic of John Amos Comenius (M. W. Keatinge, Trans.). (PDF).
    https://archive.org/download/greatdidacticofj00come/greatdidacticofj00come.pdf  
  3. Encyclopaedia Britannica. (n.d.). The Visible World in Pictures (Orbis Sensualium Pictus).
    https://www.britannica.com/topic/The-Visible-World-in-Pictures  

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
Silahkan berkomentar ...